Dengan Beragam Lintas Seni, Uwit Art Space Adakan Maretan

Sumber Foto: Nahary/DinamikA

Klikdinamika.com– Uwit Art Space wadahi seniman lokal di galeri kesenian dalam kegiatan Maretan yang diadakan pada Jumat, (17/03/2023)

Acara yang dibuka untuk umum tersebut, berlangsung selama 3 hari dengan menawarkan banyak kegiatan, dimana pengunjung dapat menikmati galeri foto, stand musik, stand makanan, diskusi karya, dan membeli buah tangan yang dijual dalam galeri.

Afandy Akbar Dewa Perdana, selaku ketua panitia mengungkapkan bahwa kegiatan Maretan merupakan kegiatan tahunan. Yang mana setiap bulan maret akan ada hal baru untuk diangkat menjadi tema dalam kegiatan tersebut.

Pria yang disapa akrab Afandy tersebut, juga memaparkan terkait tema bulan ini yang diangkat, yaitu Merapat Terang Bulan.

“Terkait tema yang diangkat untuk bulan ini adalah Merapat Terang Bulan. Jadi kita punya gambaran yang santai, kekeluargaan, saling menikmati suasana-suasana yang lebih kita tonjolkan. Dan untuk kekeluargaan itu, kita punya kenalan-kenalan seniman yang dekat dengan kita, jadi kita jadiin satu untuk saling mendukung,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, konsep Maretan kali ini diutamakan untuk karya yang baru, sehingga setiap pagelaran acara ada hal yang berbeda untuk ditampilkan.

“Karya yang kita tampilkan ada yang dari dalam dan ada yang dari luar, soalnya konsep Maretan itu new covers, jadi diutamakan yang baru-baru, tapi yang lama juga boleh ditampilkan, tapi melihat itu sesuai dengan tema apa tidaknya,” ungkapnya.

Pria lulusan dari Institut Seni Indonesia (ISI) tersebut menyampaikan harapannya untuk Uwit Art Space bisa terus berkembang besar dan bukan hanya bertitik di satu tempat.

“Harapannya nanti kita ada Uwit Art Space yang lain, yang dipegang orang-orang lain juga, yang dapat menciptakan ruang-ruang baru yang menampung kesenian, jadi kesenian bisa tetep hidup,” pungkasnya menutup wawancara malam itu.

Semakin malam, banyak pengunjung yang memadati acara. Beberapa orang nampak memenuhi galeri foto di sela-sela musik yang dinyanyikan.

Salma, salah seorang pengunjung yang menikmati galeri tersebut menyampaikan kesannya terkait kegiatan tersebut.

“Kegiatan di sini tu menarik, tapi itu tempatnya kurang besar, apa lagi ini tambah ramai, kurang strategis, jadi banyak orang yang tidak tahu. Apa lagi tadi nyasar juga,” Papar Salma ditutup kelakarnya. (Nahary/Zakya/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *