Mata Yang Ditutup, Luka Yang Terbuka
Ilustrasi: Aulia Ulfa Oleh: Thilal Asy Syifa Salsabila Santoso Kini aku berdiri di tengah jalan, jalan yang besar dan penuh dengan orang-orang yang berlalu lalang. Wanita, pria, anak-anak, lansia, semuanya…
Ilustrasi: Aulia Ulfa Oleh: Thilal Asy Syifa Salsabila Santoso Kini aku berdiri di tengah jalan, jalan yang besar dan penuh dengan orang-orang yang berlalu lalang. Wanita, pria, anak-anak, lansia, semuanya…
Ilustrasi: Aulia Ulfa Oleh: Syafa Aulia Zahra Dia sibuk menerima lukakadang disertai hujan tak hanya sekali coba tanyakanlah padanya Apa kau bisa mendatangkan pelangi? maka ia tersenyum, sehangat matahari pagi sembari menjawab“hal…
Ilustrasi: Aulia Ulfa Oleh: Gerry Barangkali masanya akan datangDan kita akan bertemu lagiKau jadi seekor kumbang dan aku menjadi tangkai daun tomat dan dalam sela sempit itudalam banyak hal yang…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Devi Kartikasari Kavira mengenal Banu di bangku SMP, di ruang kelas yang dindingnya dipenuhi poster pahlawan nasional dan jadwal piket yang penuh dengan coretan spidol. Bangku…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Niken Afifah Cahyani Sore itu aku menatap mentari di belakang rumah, Masih terasa hangat meski tidak lagi cerah,Sunyi, begitu sebentar lagi semesta menyapa,Tidak ada penerang, tidak…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Juliana Rahmadinanda Liburan datang…seperti kabar gembirayang hanya berhenti di mulut orang lain.Terminal penuh oleh perpisahan,koper diseret bersama rindu. Sementara aku…tetap tinggaldi bangku kota yang sama, Salatiga.Menyimpan…
Sumber Foto: Unsplash.com Oleh: Siti Suryani Warna itu tumbuh bersama musim yang berputar, Matang perlahan di pelukan waktu yang sabar. Hening, suara serak napasnya, Mengais tanda isyarat dunia yang samar.…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Thilal Asy Syifa Salsabila S. “Lihatlah, Shamina si bodoh kembali meratap di depan sumur tua.” Dua wanita berkepala tiga, yang baru saja menjual buah-buahan di toko…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Erick Avicena Aku ada,seperti pagi yang membuka cahayadi lipatan sunyi;tanpa suara;tanpa menuntut disambut. Aku melangkah perlahan,sebab waktu,lebih sering berlaludaripada mengejar. Aku bertahan,bak daun yang luruh lembut;bukan…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Adinda M.S. Wangi semerbak yang pernah dirangkaiKini tak ada batangnya, tak ada jejaknyaBukan kar’na tak dirawatTapi karena insan ini yang tak menguat Aku berjalan dengan ambaian…