Ilustrasi: Aulia Ulfa
Oleh: Syafa Aulia Zahra
Dia sibuk menerima luka
kadang disertai hujan tak hanya sekali
coba tanyakanlah padanya
Apa kau bisa mendatangkan pelangi?
maka ia tersenyum, sehangat matahari pagi
sembari menjawab
“hal indah akan segera datang”
Harapnya tak pernah putus
walau terkadang mimpinya runtuh
ditampar oleh tangan-tangan dunia
Tentu saja dia harus bangkit
kakinya harus hafal arah pulang
Dia tahu cara menguatkan diri
menopang hati yang biasa tersakiti
bahkan terkadang merapikan pecahannya
sebelum mata lain sempat melihat
karena dia sadar, dia hanya memiliki
dirinya sendiri





