Perayaan Tanpa Tuan
Lukisan Edvard MunchSumber foto: dailyartmagazine.com Oleh: Ihda Atika Wulandari Dulu, aku adalah dermaga yang cemas jika lautnya hilang,Mengira seluruh dayungku patah saat kau pilih pulang.Kupikir aku akan mati kutu, jadi…
Lukisan Edvard MunchSumber foto: dailyartmagazine.com Oleh: Ihda Atika Wulandari Dulu, aku adalah dermaga yang cemas jika lautnya hilang,Mengira seluruh dayungku patah saat kau pilih pulang.Kupikir aku akan mati kutu, jadi…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Bilqis Khairani Sudah satu abad lebih usiamudan sembilan belas tahun aku hidup dalam pelukmu.Di sela keriputmu yang menyimpan waktukau tetap mengenal parasku tanpa ragu Pikun melanda…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Niken Afifah Cahyani Berdasarkan keputusan UNESCO, saat konferensi umum di Paris tahun 1999, ditetapkan bahwa tanggal 21 Maret diperingati sebagai hari puisi di seluruh dunia. Sebelumnya,…
Ilustrasi: Aulia Rahma Oleh: Aulia Rahma Namanya hidup,pasti akan dihadapkan oleh perpisahan. Cepat atau lambat,semua akan sibuk dengan urusannya masing-masingpergi,seolah kita tak pernah benar-benar pentinguntuk ditunggu lebih lama. Entah karena…
Iluistrasi: Aulia Ulfa Oleh: Niken Afifah Cahyani Ya Tuhan, Apa jatuh cinta sebegitu bahagianya? Apa hanya dengan bersisihan di bawah sengapnya upacara sebegini bermaknanya? Apa hanya dengan saling melirikkan mata,…
Ilustrasi: Aulia Ulfa Oleh: Syafa Aulia Zahra Dia sibuk menerima lukakadang disertai hujan tak hanya sekali coba tanyakanlah padanya Apa kau bisa mendatangkan pelangi? maka ia tersenyum, sehangat matahari pagi sembari menjawab“hal…
Ilustrasi: Aulia Ulfa Oleh: Gerry Barangkali masanya akan datangDan kita akan bertemu lagiKau jadi seekor kumbang dan aku menjadi tangkai daun tomat dan dalam sela sempit itudalam banyak hal yang…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Niken Afifah Cahyani Sore itu aku menatap mentari di belakang rumah, Masih terasa hangat meski tidak lagi cerah,Sunyi, begitu sebentar lagi semesta menyapa,Tidak ada penerang, tidak…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Erick Avicena Aku ada,seperti pagi yang membuka cahayadi lipatan sunyi;tanpa suara;tanpa menuntut disambut. Aku melangkah perlahan,sebab waktu,lebih sering berlaludaripada mengejar. Aku bertahan,bak daun yang luruh lembut;bukan…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Adinda M.S. Wangi semerbak yang pernah dirangkaiKini tak ada batangnya, tak ada jejaknyaBukan kar’na tak dirawatTapi karena insan ini yang tak menguat Aku berjalan dengan ambaian…