klikdinamika.com

Beasiswa KIP-K Tak Kunjung Turun, Himmi: Awal Februari Sudah Bisa Cair

KIP-K

Sumber Foto: Kumparan.com

Klikdinamika.com–Mahasiswa penerima beasiswa KIP-K bingung, karena dana KIP-K belum cair hingga saat sudah waktunya pembayaran UKT. Menjawab persoalan tersebut Himmi mengemukakan jika tahun ini ada perubahan tangan beasiswa KIP-K, Senin (26/1/2026).

Hingga di akhir bulan Januari ini, kabar mengenai pencairan dana beasiswa KIP-K belum juga terdengar. Padahal sejak tanggal 12 Januari pembayaran UKT kenaikan semester telah dibuka, alhasil membuat banyak mahasiswa penerima beasiswa KIP-K kebingungan, terutama mahasiswa semester 3 dan setelahnya.

Fata, mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah (MBS), penerima beasiswa KIP-K beranggapan, terlambatnya pencairan dana tersebut membuat banyak mahasiswa yang sebelumnya bergantung dengan KIP-K kesulitan dalam membayar biaya UKT dan juga kebutuhan kuliah lainnya, terlebih jika mahasiswa tersebut berasal dari latar belakang yang kurang mampu.

“Dengan terlambatnya pencairan beasiswa, mengakibatkan mahasiswa yang sebelumnya bergantung kepada uang KIP-K secara otomatis kebingungan untuk mencari (red: memenuhi) living cost, apalagi para mahasiswa yang memang berasal dari keluarga tidak mampu dan mencari pekerjaan juga tidak mudah,” ujarnya.

Tama, mahasiswa Sejarah Peradaban Islam (SPI), penerima beasiswa KIP-K yang lain, menyebutkan, akibat dari terlambatnya pencairan dana KIP-K dirinya kebingungan dalam mencari dana pengganti sementara guna melunasi biaya UKT.

“Menurut saya, cukup berdampak sih bagi mahasiswa KIP-K, terutama aku. Saat pembayaran UKT kan harus menggunakan uang pribadi dulu ya, nah ini membuat bingung harus mencari dana pengganti dalam waktu singkat, apalagi sudah terlanjur bergantung dengan dana KIP-K ini,” ucapnya.

Menanggapi banyaknya keluhan dari para mahasiswa, Himmi Naf’an, penanggung jawab KIP-K Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut. Ia menyebutkan jika sebetulnya pencairan dana KIP-K semester ini tidak dikatakan sebagai terlambat, dikarenakan tahun-tahun sebelumnya dana KIP-K juga turun di bulan Februari.

“Sebetulnya kan dari dulu seperti itu, sebetulnya masalah terlambat atau tidak, itu belum terlambat, tahun lalu juga di Februari,” jelasnya.

Namun ia menambahkan jika di tahun ini kebijakan pencairan dana KIP-K berbeda dari tahun-tahun kemarin, tahun ini kebijakan tersebut dipegang oleh Puspenma (Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan), dan pihak kampus sudah tidak bisa lagi melakukan pencairan dana secara mandiri. 

Sebelumnya, segala administrasi yang dibutuhkan untuk KIP-K telah dipenuhi sepenuhnya oleh UIN Salatiga, dan telah diserahkan ke Puspenma. Namun Pencairan dana belum bisa dilakukan, dikarenakan pihak Puspenma menunggu penyelesaian administrasi dari kampus PTKIN lain se-Indonesia. Karena UIN Salatiga telah tuntas dalam hal administrasi, upaya untuk meminta pencairan dana lebih awal telah dilakukan, namun hal tersebut ditolak oleh Puspenma.

“Segala sesuatu sudah kita siapkan, kita bekerja sesuai prosedur, tetapi yang perlu diketahui bahwa mulai tahun ini anggaran semua beasiswa Kemenag, sekarang dikelola oleh Puspenma. Jadi yang mengelola pembiayaan itu Puspenma, Kalau dulu itu uang KIP diserahkan ke Satker (red: Satuan Kerja) masing- masing, tapi kalau sekarang semua itu (red: beasiswa Kemenag) dikelola oleh Puspenma, jadi yang mencairkan itu langsung dari Jakarta,” terang Himmi Naf’an.

Jika KRS dilakukan lebih awal tanpa memenuhi pembayaran terlebih dahulu, maka akan tidak adil bagi mahasiswa lain yang tidak memiliki beasiswa KIP-K. Langkah tersebut juga pernah dilakukan, namun hasilnya justru ada beberapa mahasiswa yang tidak membayar UKT.

“Pernah dibebaskan KRS, dibukakan gitu, berapa orang yang nggak bayar, walaupun tertagih, tetapi kan statusnya terutang, dan ini menjadi temuan BPK (red: Badan Pemeriksa Keuangan), otomatis kita kan harus nutup dulu,” jelas Himmi Naf’an.

Terakhir ia menginformasikan jika dana beasiswa KIP-K diperkirakan dapat cair di awal bulan Februari sebelum batas akhir pembayaran UKT.

“Setelah kegiatan Bimtek (red: Bimbingan Teknis) operator KIP-K tanggal 28-30 Januari selesai, semoga bisa clear semua dan awal februari sudah bisa cair,” tuturnya. (Rifda/Niken/Red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *