Mahasiswa Milenial Keren dengan Berbahasa Arab

Klikdinamika.com, Salatiga – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ITTAQO IAIN Salatiga megadakan Seminar Internasional dengan Tema “Mudahnya Belajar Bahasa Arab di Era Millenial” di Auditorium kampus satu IAIN Salatiga.

Dalam seminar ini dihadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Mahmud Hamzawi Fahim Usman, Lc., M.A. (Ilmuwan Mesir) dan Amin Nashir, S.S., M.Si. Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAIN Kudus. Acara ini dihadiri 480 peserta yang antusias, terdiri dari mahasiswa IAIN Salatiga dan umum, seperti IAIN Surakarta, IAIN Kudus, UMS, UNS, UNWAHAS, UNDARIS, dan perguruan tinggi lain di Jawa Tengah.

Acara ini dimoderatori oleh Mochamad Munawar Said, M.Pd. (Dosen PBA IAIN Salatiga). “Alhamdulillah acara sukses di aula ini dengan pintunya hanya didepan, agar pengkondisian peserta dapat terkontrol dan malu kalau mau keluar ruangan,” ungkap Wahyu Nugraha, ketua panitia seminar internasioanl. Sabtu (23/11/19).

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Mahmud Hamzawi Fahim Usman, Lc., M.A. Dalam penyampaian materi, beliau lebih sering menggunakan Bahasa Arab, sedangkan Bahasa Indonesia hanya beberapa kalimat. Hal ini membuat peserta kesulitan dan kebingungan, tapi di sisi lain mereka semakin antusias dengan apa yang disampaikan pemateri. “Awalnya saya bingung dalam penyampaian materi, tapi selang beberapa waktu pemateri menyampaikan materinya pihak panitia meng-share materi tersebut di grup Whatsapp peserta seminar. Meskipun dalam bentuk Bahasa Arab, tapi karena penasaran dengan materi tersebut saya mencoba translet ke Google,” ungkap Aisyifa peserta seminar Mahasiswa IAIN Salatiga jurusan Pendidkan Agama Islam (PAI).

Acara ini merupakan inisiatif dari ketua panitia saat melakukan Kemah Bahasa Arab (KBA) di IAIN Kudus. “ Saat itu saya menghadiri KBA di IAIN Kudus yang dihadiri mahasiswa PBA dan BSA se-Jawa Tengah. Dan saat itu ada seminar dengan pemateri pak Mahmud Hamzawi dan pak Amin Nashir yang sangat bagus Bahasa Arabnya dan Ilmu di bidang Teknologi. Selain itu juga ada dua pemateri dari Dekan Tarbiyah Kudus. Kemudian saya tertarik dan kepikiran supaya memberikan motivasi seminar Internasional. Lalu setelah acara saya menemui para pak Mahmud dan pak Nashir, saya tawari untuk mengisi seminar Internasional IAIN Salatiga,” jelas Wahyu.

Dengan diadakan seminar ini sangat memotivasi dan wadah bagi mereka yang menganggap Bahasa Arab itu sulit. Apalagi di zaman yang serba modern ini, dengan membaca buku saja itu tidak cukup. Harus adanya aplikasi tanpa harus membuka buku. Amin Nashir, S.S., M.Si.

Pemateri kedua menyampaikan, cara berkualitas untuk mengasah kompetensi berbahasa Arab.

Seminar ini membuat para mahasiswa termotivasi. Di antaranya adalah salah satu mahasiswa IAIN Salatiga jurusan PAI. “Kesannya sangat luar biasa, seminar yang banyak motivasi buat kita. Apalagi di Era Milenial yang sangat bermanfaat bagi kita untuk mempelajari Bahasa Arab. Di Era Milenial ini kita bisa belajar menggunakan aplikasi yang ada bahkan kita bisa belajar dengan cara yang mudah yaitu dengan menggunakan handphone,” jelasnya.

Amin Nashir memberikan pesan bagi mereka yang merasa sulit berbahasa Arab agar membangun kecintaanya dengan Bahasa Arab. “Tetap semangat belajar, jangan bosen, harus ada target, tetap evaluasi lewat aplikasi lebih bagus, dan dengan menjawab soal-soal di aplikasi,” jelasnya.

Mahmud Hamzawi Fahim Usman juga memberikan pesan bagi kalangan mahasiswa. “Seperti pepatah Jawa ‘rawe-rawe rantas malang-malang putung’ yang artinya adanya halangan dibuat dorongan bukan hambatan. Ketika jalan di hutan, ranting yang menghalangi harus kita patahkan, semak belukar di depan kita injak, ranting yang menjulur didepan kita, kita putus”. (Ella/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *