Edukasi Mahasiswa Ke Luar Negeri, CEC Gelar Seminar Nasional

Sumber Foto: Merinda/DinamikA

Klikdinamika.com– Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Communicative English CLUB (CEC) gelar Seminar Nasional guna edukasi mahasiswa ke luar negeri di Auditorium Student Center kampus 3 UIN Salatiga, Selasa (19/09/2023).

Acara yang mengusung tema “Lets Go Abroad: Exploring the world and Chase your Dreams to the Ends of the Earth” ini menghadirkan Mr. Jacob Hall, seorang guru di Mountainview Christian School Salatiga, Metta Dian selaku Executive Director of GREAT (Organisasi Relawan dengan Projek Kerja Relawan Internasional), serta Miftachudin Arjuna, M.A selaku dosen UIN Salatiga.

Maskur Hasyim, selaku ketua panitia, menjelaskan, bahwa tujuan seminar nasional tahun ini untuk mengedukasi mahasiswa bagaimana pergi keluar negeri dengan jalur relawan dan akademik.

“Tujuan utama kita di seminar nasional kali ini adalah untuk mengedukasi mahasiswa agar lebih tahu bagaimana cara pergi ke luar negeri melalui jalur relawan dan akademik. Karena masih banyak mahasiswa terkhusus mahasiswa UIN Salatiga yang tertarik untuk pergi ke luar negeri tetapi belum tahu bagaimana caranya,” jelasnya.

Maskur menambah, bahwa diperlukan waktu sekitar 4 bulan untuk mempersiapkan acara ini.

“Untuk acara seminar nasional kali ini kita mempersiapkannya sejak 4 bulan yang lalu. Dimulai dari awal Juli dan direalisasika pada 19 September 2023,” tambahnya.

Ratna, salah satu peserta, prodi TBI mengemukakan, alasannya mengikuti acara tersebut.

“Temanya sangat menarik bagi anak muda karena keliling dunia tetapi tidak mengeluarkan uang atau mendapatkan beasiswa yang sangat diinginkan anak muda di zaman ini. Sehingga kita bisa tahu strategi apa yang harus dipersiapkan dari sekarang,” ungkapnya.

Di akhir, Maskur menambahkan, harapannya untuk CEC ke depan agar dapat menjadi UKM yang mewadahi mahasiswa dalam belajar berorganisasi sekaligus mendalami Bahasa Inggris.

“Harapan untuk ke depannya, CEC bisa menjadi UKM yang berguna di UIN Salatiga khususnya bagi mahasiswa yang tertarik pada Bahasa Inggris. Jadi, kita bisa belajar berorganisasi sekaligus mengedukasi tentang Bahasa Inggris secara bersamaan,” pungkasnya. (Merinda/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *