Kategori: Puisi
Puisi: Kaca yang Membara
Sumber Foto: Bola.com Oleh: Alfri Mauzizah Haruskah ku menyerah padamu, duhai asaPondasiku terlampau lemah tuk menopangTak tersisa lagi ruang bangkit dalam diriJika bisa ku akhiri, kan ku akhiri juga saat…
Puisi: Persimpangan Tanpa Peta
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Aprinianda Aku berjalan di jalan yang abu abu,Di antara kabut yang menelan matahari.Langkahku terdengar,Tapi tak tahu hendak ke mana gema itu pulang. Peta di tanganku kosong,Kompas…
Identitas yang Terpenjara
Sumber Foto: Depositphotos Oleh: Ulin Hayati Kala itu..Kembali ku temui ruang gelap tanpa hangatDipenuhi duri tampak tak bermuaraKaki mungilku berupaya temukan pintuTapi sambar petir telah tiba lebih dulu Takut menyerbu…
Puisi: Cahaya Palsu
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Adinda Malikhatus Syarrifah Aku merakit cahaya di taman senyapDi antara hujan dan luka yang lembapKan kusemaikan doa yang samarNamun Tuhan tak memilih siapa yang sabar Bayangan…
Rayuan Semu #1
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Khasani Kugenggam tangan tinggal rangkaBersemayam di liang kubur bertulis namamuAku tumbuhan menjalar memeluk sepimu Dahaga tak lagi bercumbu di rongga leherku Aku di sini bukanlah akuMelainkan…
Retorika dalam Tulisan
Sumber Foto: Bola.com Oleh: Asa Kala rasi bintang menghiasi pekatnya langitSepasang mata tlah menghunuskan artiAtas hal tersirat yang tengah hadirTerperangkap, tanpa dapat terusir Dalam sunyinya sebuah ratapanRitme isak tak lagi…
Puisi: Aku Bukan Rumi
Sumber Foto: Indozone Fadami.co Oleh: Muntiatul Badiah Memilukan, sungguh memilukanEngkau panutankuPenjaga cahaya ilmukuDan sekarang pujaan hatiku Bukan tanpa sebabCinta yang lumrah tumbuhPada suatu bab-babMenyentuh bagian terdalam Hasrat yang terpendam begitu…
Puisi: Asap Kebul Cerah Tak Terbendung
Sumber Foto: Riauaktual.com Oleh: De Fleur Ini pagiAsap mengebul dari mulut remaja itu.Langit cerah tak terbendungcahyanya mentari. Buruh pabrik berbondongJalan kaki lewati papan rambu jalan.Ketawa-ketiwi; tersenyum tipis; memakai rompi.Seperti lepas,…
Puisi: Manusia Sekarat
Sumber Foto: Pinterest Oleh : Farhan Nursaid Yudhananta Tuhan, setiap janjimu adalah mutlakEgo ini sukar menalak, lebih-lebih menolakFirman bak lantunan tutur muara rujukTampak sempurna buah petunjuk….Tuhan, jika hari ini masih…

