klikdinamika.com

Buka Ruang Partisipasi, Dema UIN Salatiga Adakan Raker Terbuka

Raker Dema

Sumber Foto: Syafa/DinamikA

Klikdinamika.com –Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Salatiga menggelar Rapat Kerja (Raker) periode 2026 dengan mengusung tema “Menyempurnakan Visi, Mengokohkan Pondasi”. Berbeda dari periode sebelumnya, Raker kali ini menerapkan konsep terbuka bagi mahasiswa umum guna menjaring gagasan baru bagi penyempurnaan organisasi, Kamis (26/2/2026).

Iqbal, Ketua Dema UIN Salatiga, menyatakan bahwa keterlibatan mahasiswa umum bertujuan agar program kerja yang disusun memiliki landasan aspirasi yang kuat. Mahasiswa umum diberikan hak bicara dan hak interupsi sebagai peserta peninjau.

“Harapan kami ada masukan, saran, dan ide-ide gagasan baru dari mahasiswa umum yang memang bisa membangun Dema UIN Salatiga tahun 2026,” ujar Iqbal.

Salah satu peserta dari UKM Teater memberikan opsi penghapusan ayat terkait wewenang Dema-Universitas berhak membekukan UKM, tetapi opsi tersebut awalnya tidak digubris oleh pimpinan sidang. Hal ini sempat dipertanyakan oleh salah satu peserta sebelum akhirnya pimpinan sidang menjelaskan bahwa peserta peninjau tidak memiliki hak memberikan opsi.  

Iqbal menjelaskan bahwa setiap usulan tetap ditampung, namun mekanisme pengambilan keputusan tetap harus menyesuaikan tata tertib peserta yang berlaku.

“Tetap ada penyesuaian karena memang menyalahi aturan yang sudah ada di tata tertib peserta. Tapi itu menjadi saran teman-teman. Kami tetap terbuka” tegasnya.

Selain inklusivitas, Dema periode ini juga fokus pada penguatan administrasi organisasi yang menjadi poin evaluasi utama dari kepengurusan sebelumnya. Iqbal menargetkan proker tahun ini bersifat konstruktif dan kolaboratif.

“Harapan kami proker ini bisa menjadi role model bagi teman-teman ormawa yang lain dan bisa memberi apresiasi kepada organisasi lainnya,” tambah Iqbal.

Untuk mengukur keberhasilan visi tersebut, Dema UIN Salatiga menetapkan tiga parameter utama, yakni input (kesiapan panitia), output (hasil kegiatan), dan outcome (dampak jangka panjang). (Devi/Yusuf/Syafa/Red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *