klikdinamika.com

Prolegma Fakda Sahkan Raperda, Namun Raperda Final Tak Ditampilkan

Prolegma

Sumber Foto: Niha/DinamikA

klikdinamika.com–Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Dakwah adakan Program Legislasi Mahasiswa (Prolegma) sebagai lanjutan dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang teater lantai 3 Fakultas Dakwah, Senin (27/4/2026).

Agenda pada Prolegma kali ini yaitu mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Pengaduan, Pengawasan dan Tata Tertib Aplikasi di Ormawa yang telah direvisi sesuai saran-saran yang masuk saat RDP. namun sayangnya saat Prolegma peraturan daerah yang telah final tidak ditampilkan.

Rahma, ketua Sema Fakultas Dakwah mengatakan bahwa Raperda sudah melalui proses revisi, namun hasil Raperda tidak ditampilkan karena ada miskomunikasi di belakang.

“Sebenarnya sebelum disusun itu mau kita kirim. Cuman, terjadi miskom di balik layar, jadi akhirnya nggak kita tampilin. Cuma Raperda kemarin yang dari RDP sampai sekarang itu sudah melalui proses juga,” jelasnya.

Rahma juga menambahkan bahwa mahasiswa umum dapat mengakses peraturan daerah melalui kode batang (barcode) di instagram Sema Fakultas Dakwah. Namun, Perda yang telah di sahkan baru diunggah di laman instagram pada Selasa pagi (28/5/2026).

“Sebenarnya sebelum kita melaksanakan RDP dan pengesahan ini, kita ada uji publik. Jadi, disitu teman-teman bisa scan barcode yang sudah tersedia, itu juga terpampang di ig senat, juga soal Perda yang sudah kita susun. Cuma untuk ini (red: Perda) belum kita up, mungkin hari ini,” tambahnya.

Andeva, koordinator legislasi berharap bahwa pengesahan Raperda ini dapat dinikmati dan dilaksanakan oleh semua mahasiswa dan juga mahasiswa dapat mengevaluasi kinerja Ormawa.

“Harapannya nanti teman-teman mahasiswa juga bisa menikmati, bisa melaksanakan, dan juga bisa mengevaluasi kinerja-kinerja kami di Ormawa satu periode ke depan,” harapnya.

Andeva juga menambahkan, untuk para mahasiswa jangan takut untuk mengkritik Ormawa jika memiliki kekeliruan.

“Jangan takut untuk kritik kami. Jangan cuma manut-manut aja, jangan cuma iya-iya aja, tapi kritik kami kalo ada salah,” tambahnya. (Rifka/Dinda/Red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *