Sumber Foto: SK Rektor No. 04 Tahun 2026
Klikdinamika.com–Pemangkasan jam perkuliahan Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga selama Ramadan dinilai kurang efektif oleh dosen dan mahasiswa, Rabu (11/3/2026).
Melalui Surat Edaran nomor 4 tahun 2026 tentang Penyesuaian Waktu Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 Pada Bulan Ramadan 1447 H, UIN Salatiga menetapkan waktu tatap muka per SKS-nya 30 menit.
Akan tetapi Pemangkasan jam kuliah dianggap kurang efektif menurut Rifqi Fairuz, salah satu dosen Fakultas Dakwah. Ia menyebutkan, biasanya dalam satu mata kuliah 2 SKS, waktu yang digunakan adalah 100 menit, tetapi selama bulan Ramadan dipangkas menjadi 60 menit.
“Saya clear sebenarnya bilang pemangkasan ini kurang efektif. Kalau melihat dari sisi ideal perkuliahan, jelas. Karena kita yang tadinya 100 menit akhirnya cuma jadi 60 menit,” ungkapnya.
Rizqa, selaku Mahasiswa juga mengatakan bahwa pemangkasan ini kurang efektif. Ia menilai ketika para mahasiswa mulai menyusun fokus, waktu mata kuliah sudah berakhir. Menurutnya pemangkasan tidak diperlukan tetapi dapat diganti dengan kebijakan yang lebih efektif.
“Menurutku pemangkasan waktu kuliah di bulan Ramadan itu kurang efektif karena satu jam itu enggak cukup buat satu mata kuliah, kadang satu jam baru bahas apa belum ke intinya. Daripada dipangkas mending satu hari itu disamain dua atau tiga mata kuliah tetapi SKS-nya tetap sama,” ujarnya.
Rizqa menambahkan, meski dianggap kurang efektif tetapi pemangkasan jam kuliah tetap dinilai sebagai jalan tengah daripada perkuliahan dilaksanakan secara daring.
“Kalau perkuliahan dibuat online itu lebih enggak kondusif pemahaman materinya dibanding offline, jadi mungkin pemangkasan jam menjadi satu SKS itu sudah jalan yang tepat,” kata Rizqa.
Anni, Pihak Akademik Kampus menyebutkan bahwa pemangkasan jam kuliah selama bulan Ramadan merupakan kebijakan dari pemerintah yang berlaku bagi seluruh mahasiswa maupun pegawai.
“Itu ada aturannya dari Dinas Pendidikan, untuk semua, tidak hanya mahasiswa, jam kerja kita aja dipangkas, jam sekolah juga sama, itu ada aturannya,” jelasnya. (Niken/Ziyyah/Red)





