Kategori: Puisi
Puisi: Prahara Bilik Tawa
Oleh: Isma Sabrina Molek bunga mawar tak lagi mekar Dawai-dawai berduri kian mengakar Dua bocah kecil menatap langit penuh nanar Beberapa manusia dewasa mengusap peluh di dunia ingar bingar Apa…
Puisi: Kecewa
Oleh: Deizza (Chaqiqotun Nurul Izzah) Kesal, marah, kecewa Aku menjelma remahan pasir tak bernyawa Luka mengering bersama kepedihan yang belum tuntas Air mata tak henti-hentinya mengalir deras Sesal menjadi detik…
Puisi: Sekat?
Oleh: Merinda Eka Cahyani Secangkir kopi tak beraroma. Hambar Pahit hingga ke dasar Ada rasa yang terkapar Di sudut hati yang lapar Hitamnya tak sepekat malam lalu Saat bisikmu…
Puisi: Mati Rasa
Oleh: Sania Husnu Rahmatika Semua tampak bedaTak lagi samaMeski senyum tampak nyataNamun hati mengulum luka Netra ini tak bisa dustaMeneteskan air mata tanpa didugaMencoba kuat namun tersayatMencoba tegar namun gemetar…
Darah Negeriku
Karya: Chaqiqotun Nurul Izzah Hari ini aku berdiri dengan seribu bisu yang berseteru Merasakan tetes-tetes darah itu di gagah merah putihmu Bayangan perjuangan begitu nyata berkecamuk Merasuk, sejarah itu benar-benar…
Puisi: Dirampas
Oleh: Lulu Desty Pada angin yang datangKecewa dan remuk menyambutmu hembusanmu membawa debu menghirupmupun aku tak mau Mata terpejam seoalah pedih Pikiran melayang berseteru dengan mujarad Perasaan berkecamuk kian ambruk…
Puisi: Elegi Bumi Pertiwi
Karya: Chaqiqotun Nurul Izzah Terserak, kini bumiku merasa kalah telak Bercak-bercak keangkuhan manusia yang teramat banyak Serta egoisme yang tak juga beranjak Membuat bumi ini semakin tersedak Tanahku menangis, ada…
Puisi: Bumiku Rimpuh
Oleh: Isma Sabrina Bising nan gemerlapnya tak lagi bercahaya Bayu leluasa menyusuri hiruk-pikuk kota Ternyata, tanpa ada sapa Manusia terduduk kaku dalam nestapa Ratapi mengapa dunia jadi nelangsa Di sana-sini…
Puisi: Selayaknya Manusia
Oleh: Elvira S. Rosalina Kelabu semu warna-warna rupamu Merasuk ke dalam jiwa indrawi Kuasa meraba menjamah etika Bak sorot tajam bola mata serigala Nurani sanubari pupus entah kemana Anarki menggema…

