Puisi: Elegi Bumi Pertiwi
Karya: Chaqiqotun Nurul Izzah Terserak, kini bumiku merasa kalah telak Bercak-bercak keangkuhan manusia yang teramat banyak Serta egoisme yang tak juga beranjak Membuat bumi ini semakin tersedak Tanahku menangis, ada…
Karya: Chaqiqotun Nurul Izzah Terserak, kini bumiku merasa kalah telak Bercak-bercak keangkuhan manusia yang teramat banyak Serta egoisme yang tak juga beranjak Membuat bumi ini semakin tersedak Tanahku menangis, ada…
Oleh: Risqa Aulia Rokhmah Pagi ini seperti biasanya aku beranjak dari tempat tidurku untuk bersimpuh di hadapan-Nya. Di sepertiga malam ini aku biasanya mengadu dan bercerita panjang lebar kepada-Nya. Terutama…
Oleh: Isma Sabrina Bising nan gemerlapnya tak lagi bercahaya Bayu leluasa menyusuri hiruk-pikuk kota Ternyata, tanpa ada sapa Manusia terduduk kaku dalam nestapa Ratapi mengapa dunia jadi nelangsa Di sana-sini…
Oleh: Elvira S. Rosalina Kelabu semu warna-warna rupamu Merasuk ke dalam jiwa indrawi Kuasa meraba menjamah etika Bak sorot tajam bola mata serigala Nurani sanubari pupus entah kemana Anarki menggema…
Banyak yang bilang pelangi itu indah, tapi berapa dari mereka yang menghargai perbedaan?
Haruskah Aku Oleh : Chaqiqotun Nurul Izzh Haruskah aku menjadi Ahli Tasawuf? Sang Sufi yang mampu memanajemeni hati Dan mendekapmu dengan prisha abadi. Haruskah aku menjadi Ahli Fisika? Sang Ilmuwan…
“PENDIDIKAN” Oleh : Diana Fitriani Aku adalah mimpiku.. Sunyi adalah tawakalku…. Dingin adalah sajadahku.. Bahaya adalah dzikirku… Aku orang yang tidak tahu Aku orang yang pemalu Aku orang yang tidak…
Meramu Kenangan Oleh : Elvira S Rosalina Aku seakan enggan membacamu lagi Ya, tulisan – tulisan manis itu Semakin terbaca, semakin menyayat hati Terkenang memori abu – abu semu Telah…
Oleh : Siti Fiadina Wahida doc.webtoon Meringkuk tubuhkku menahan dingin Sejenak kutinggalkan duniaku dengan menutup mata Tubuhku lesu ,rapuh dan tidak berdaya Sepertinya aku kelelahan menghadapi kenyataan Bahwa sikampret dan…
Oleh : Siti Fiadina Wahida doc.pinterest Coklat dan kopi adalah kita Menyatukan rasa di dinginya suasana Manis dan pahit adalah kita Merayu nasib di sepinya hidup Rintikan rinai hujan terdengar…