Kategori: Sastra
Cerpen: Pelangi di Langit Senja
Oleh: Devi Tino Safitrianingsih Senyum sumringah terlihat sangat manis menghiasi raut wajah gadis cantik itu. Dia Violin Gracylin gadis baik, polos, dan tidak lupa paras wajahnya yang cantik. Tiba-tiba saja…
Cerpen: Negosiasi dengan Tuhan
Oleh: Lilis Setyowati “Jod!, jangan jadi mandor! Kerja kerja kerja! Ngalamun bae!” ucap bapak dengan melotot. Aku berlari menujunya. Mengemasi buku gambar dan sebuah pena didalam tasku. Bukan, bukan tas,…
Puisi: Prahara Bilik Tawa
Oleh: Isma Sabrina Molek bunga mawar tak lagi mekar Dawai-dawai berduri kian mengakar Dua bocah kecil menatap langit penuh nanar Beberapa manusia dewasa mengusap peluh di dunia ingar bingar Apa…
Cerpen: Hanya Sebuah Rasa
Oleh: Anita Ayu Purnama Matahari sudah tidak seterik siang tadi, kini perlahan-lahan mulai sedikit menghangat, suasana kampus juga sedikit lebih senyap. Karena hari sudah menjelang sore hari, sedikit mahasiswa yang…
Puisi: Kecewa
Oleh: Deizza (Chaqiqotun Nurul Izzah) Kesal, marah, kecewa Aku menjelma remahan pasir tak bernyawa Luka mengering bersama kepedihan yang belum tuntas Air mata tak henti-hentinya mengalir deras Sesal menjadi detik…
Puisi: Sekat?
Oleh: Merinda Eka Cahyani Secangkir kopi tak beraroma. Hambar Pahit hingga ke dasar Ada rasa yang terkapar Di sudut hati yang lapar Hitamnya tak sepekat malam lalu Saat bisikmu…
Puisi: Mati Rasa
Oleh: Sania Husnu Rahmatika Semua tampak bedaTak lagi samaMeski senyum tampak nyataNamun hati mengulum luka Netra ini tak bisa dustaMeneteskan air mata tanpa didugaMencoba kuat namun tersayatMencoba tegar namun gemetar…
Darah Negeriku
Karya: Chaqiqotun Nurul Izzah Hari ini aku berdiri dengan seribu bisu yang berseteru Merasakan tetes-tetes darah itu di gagah merah putihmu Bayangan perjuangan begitu nyata berkecamuk Merasuk, sejarah itu benar-benar…

