Puisi: Limit Penyesalan
Sumber gambar: freepik.com Oleh: Sania Husnu Rahmatika Variabel X dan Y ku cari Namun Geometri tak mengubah sudut pandang Vektorpun sudah tak memiliki arah lagi Semua harapan seketika lenyap Semua…
Sumber gambar: freepik.com Oleh: Sania Husnu Rahmatika Variabel X dan Y ku cari Namun Geometri tak mengubah sudut pandang Vektorpun sudah tak memiliki arah lagi Semua harapan seketika lenyap Semua…
Sumber foto: rakyatjelata.com Oleh: Tiara Damayanti Kalang kabut raga penuhi beranda keluargaTinggalkan bijana pergi ke kotaMengais pundi di balai astakaPikirnya nelangsa hilang bahagia dirasa Tak terlihat dalam hingar bingar buanaEntahlah…
Oleh: Nazbudin Zaki M A H A S I S W ASosok sebagai agen penerus bangsaSosok yang digadang sebagai agen perubahanSosok yang diharap sebagai agen pengontrol M A H A…
Oleh: Merinda Eka C Aku ingin menyelam dalam legam korneamuMenjelajahi alur yang kau telusur sebagai kehampaanMenjelma rembulan yang kau pandang penuh harapanAku ingin menjadi sekat antara lakrimalismulMembendung bulir yang hampir…
Oleh: Nur Afifah Asfiyati Kita adalah aku dan kamu yang abadi. Berjalan sepanjang hari, menapaki bumi pertiwi. Saling menyempurnakan dalam hal apapun. Ketika seseorang berusaha memisahkan, jiwa kita yang mempersatukan.…
Oleh: Devi Tino Safitrianingsih Senyum sumringah terlihat sangat manis menghiasi raut wajah gadis cantik itu. Dia Violin Gracylin gadis baik, polos, dan tidak lupa paras wajahnya yang cantik. Tiba-tiba saja…
Oleh: Lilis Setyowati “Jod!, jangan jadi mandor! Kerja kerja kerja! Ngalamun bae!” ucap bapak dengan melotot. Aku berlari menujunya. Mengemasi buku gambar dan sebuah pena didalam tasku. Bukan, bukan tas,…
Oleh: Isma Sabrina Molek bunga mawar tak lagi mekar Dawai-dawai berduri kian mengakar Dua bocah kecil menatap langit penuh nanar Beberapa manusia dewasa mengusap peluh di dunia ingar bingar Apa…