Puisi: Sekat?
Oleh: Merinda Eka Cahyani Secangkir kopi tak beraroma. Hambar Pahit hingga ke dasar Ada rasa yang terkapar Di sudut hati yang lapar Hitamnya tak sepekat malam lalu Saat bisikmu…
Oleh: Merinda Eka Cahyani Secangkir kopi tak beraroma. Hambar Pahit hingga ke dasar Ada rasa yang terkapar Di sudut hati yang lapar Hitamnya tak sepekat malam lalu Saat bisikmu…
Oleh: Sania Husnu Rahmatika Semua tampak bedaTak lagi samaMeski senyum tampak nyataNamun hati mengulum luka Netra ini tak bisa dustaMeneteskan air mata tanpa didugaMencoba kuat namun tersayatMencoba tegar namun gemetar…
Karya: Chaqiqotun Nurul Izzah Hari ini aku berdiri dengan seribu bisu yang berseteru Merasakan tetes-tetes darah itu di gagah merah putihmu Bayangan perjuangan begitu nyata berkecamuk Merasuk, sejarah itu benar-benar…
Oleh: Lilis Setyowati Usia yang tidak mudah. Semenjak berkepala dua, segala hal jadi begitu rumit, terkadang juga sesak. Aku di temukan pada satu malam yang benar-benar membuatku berfikir hingga overthingking.…
Oleh: Lulu Desty Pada angin yang datangKecewa dan remuk menyambutmu hembusanmu membawa debu menghirupmupun aku tak mau Mata terpejam seoalah pedih Pikiran melayang berseteru dengan mujarad Perasaan berkecamuk kian ambruk…
Karya: Chaqiqotun Nurul Izzah Terserak, kini bumiku merasa kalah telak Bercak-bercak keangkuhan manusia yang teramat banyak Serta egoisme yang tak juga beranjak Membuat bumi ini semakin tersedak Tanahku menangis, ada…
Oleh: Risqa Aulia Rokhmah Pagi ini seperti biasanya aku beranjak dari tempat tidurku untuk bersimpuh di hadapan-Nya. Di sepertiga malam ini aku biasanya mengadu dan bercerita panjang lebar kepada-Nya. Terutama…
Oleh: Isma Sabrina Bising nan gemerlapnya tak lagi bercahaya Bayu leluasa menyusuri hiruk-pikuk kota Ternyata, tanpa ada sapa Manusia terduduk kaku dalam nestapa Ratapi mengapa dunia jadi nelangsa Di sana-sini…
Oleh: Elvira S. Rosalina Kelabu semu warna-warna rupamu Merasuk ke dalam jiwa indrawi Kuasa meraba menjamah etika Bak sorot tajam bola mata serigala Nurani sanubari pupus entah kemana Anarki menggema…