klikdinamika.com

Wisuda ke-11 UIN Salatiga Tampilkan Medley Himne STAIN, IAIN, dan UIN

Wisuda

Sumber Foto: Istimewa

klikdinamika.com–Penampilan tari warnai prosesi wisuda UIN Salatiga yang ke-11 di gedung Auditorium Prof. Dr. H. Achmadi. penampilan ini mengusung konsep medley himne STAIN, IAIN, hingga UIN melalui perpaduan seni tari, musik, dan visual, Sabtu (25/4/2026).

Wisuda kali ini dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-56 UIN Salatiga. Karena hal tersebut, terdapat permintaan khusus terkait penampilan yang akan disajikan dalam prosesi wisuda. Tim kesenian yang terdiri dari beberapa dosen yakni Dewi Wulandari, Setyarini Rahmasafitri, Furahman, dan Alfan, berkoordinasi membuat sajianmedley dari himne STAIN, IAIN, dan UIN.

Dewi Wulandari, selaku koordinator bidang tari menjelaskan bahwa pemilihan konsep medley tersebut didasarkan agar kita dapat mencoba menggali kembali sejarah terkait perjalanan STAIN, IAIN, hingga menjadi UIN Salatiga.

“Kalau himne IAIN dan UIN kan pernah kita dengar ya, terutama yang masih baru-baru mungkin mahasiswa yang masih IAIN masih tau. Tapi kalau yang STAIN kan sudah sama sekali nggak tau kan. Nah, ini kita mencoba menggali kembali terkait dengan sejarah dari perjalanan UIN Salatiga. Sajian ini dikemas dalam bentuk kesenian audio, visual, dan juga didukung dengan teknologi,” ujar Dewi.

Dewi juga menjelaskan bahwa penampilan tari tersebut adalah perpaduan seluruh unsur seni pertunjukan yang ada di UIN Salatiga. Meskipun dalam masa pelatihan terdapat beberapa tantangan seperti memadukan gamelan dan band.

“Itu kita kombinasi antara perpaduan karawitan, band, dan paduan suara, jadi kita memasukkan semua unsur seni yang ada di UIN Salatiga, seni pertunjukan ya. Paling susah itu adalah memadukan gamelan dan band, pentatonik dan diatonik itu diketemukan kan susah sekali, kemudian diisilah dengan gerak tari” tambahnya.

Arza, selaku salah satu anggota tari menjelaskan bahwa kelompok tari berasal dari Sanggar FTIK yang dikelola langsung oleh Dewi Wulandari. Pada tahun 2025 kelompok Sanggar Tari mendapatkan kesempatan untuk tampil di Thailand dengan membawa nama Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga.

“Kita dari Sanggar FTIK, jadi Sanggar FTIK itu sudah ada sebenarnya sudah sejak lama itu dikelola sama Bu Dewi Wulandari. Di tahun 2025 juga kita sempat ke Thailand juga, membawa nama FTIK UIN Salatiga ke Thailand,” jelas Arza.

Zain, selaku audiens sekaligus salah satu wisudawan, juga memberikan tanggapan terkait penampilan tari. Menurutnya penampilan tari tersebut cukup baik untuk menarik perhatian audiens.

“Cukup baik, karena penampilan yang cukup mengesankan, bisa menarik audiens atau peserta wisuda. Yang paling menarik itu kolaborasi dengan musiknya,” pujinya.

Arza, mengharapkan untuk Sanggar FTIK tidak hanya digerakkan di lingkup salah satu fakultas saja, tetapi juga bisa mencakup UIN keseluruhan.

“Kalau bisa jangan hanya di FTIK saja tetapi bisa mencakup ke UIN-UIN keseluruhan dan sanggarnya bisa dilebih besarkan,” ujar Arza. (Devi/Ari/Red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *