Sumber Foto: Danil/DinamikA
Klikdinamika.com – Dalam rangka membangun kesadaran hukum, NET Justice menggelar pendidikan hukum dan HAM di Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang bertajuk “Mengkaji Dampak Dinamika Regulasi UU KUHP, KUHAP, dan UU Polri terhadap Penyempitan Ruang Sipil” ini diikuti oleh delapan RT warga Gilirejo yang terdampak proyek Kedungombo, tokoh masyarakat setempat, serta segenap mahasiswa Salatiga Raya.
NET Justice membuka ruang diskusi materi perihal strategi pengamanan dokumentasi dan pengaduan pelanggaran hukum, regulasi hukum, dan pemutaran film dokumenter Warga Nguter Melawan.
Nasrul Saftiar Dongoran, direktur NET Justice, mengungkapkan bahwa alasan memilih Gilirejo karena di kawasan ini pernah terjadi pelanggaran HAM berat dan dinilai masih minim peningkatan kapasitas kesadaran hukum.
“Kita memilih tempat yang menurut pengamatan kita belum banyak mendapatkan peningkatan kapasitas, sehingga kita memilih di Desa Gilirejo dengan konteks pelanggaran HAM berat di masa lalu,” ungkap Nasrul.
Selain memberikan pendidikan hukum, NET Justice juga punya tujuan untuk menjembatani dan menyambungkan komunitas mahasiswa dengan warga terdampak pembangunan Kedungombo.
“Tujuan kita kenapa mengadakan ini sebenarnya adalah ingin menyambungkan teman-teman mahasiswa di Salatiga Raya dan Solo Raya dengan warga-warga terdampak pembangunan Kedungombo,” tambah Nasrul.
Baca Juga: Derita Rakyat Kedung Ombo atas Ambisi Orde Baru
Wijiyanto, salah satu ketua RT yang turut mengikuti kegiatan, mengatakan bahwa pengalaman warga dalam mempertahankan lahan telah cukup mumpuni. Namun, masih perlu bekal wawasan.
“Mungkin secara praktiknya, masyarakat telah melakukannya, tapi belum tahu persis seperti tadi (red: hukum),” terangnya.
Wijiyanto mengungkapkan antusiasme warga dalam kegiatan tersebut cukup kuat. Ia optimistis jika dalam forum yang lebih besar, antusiasme masyarakat akan lebih besar pula.
“Mungkin ini kalau kita adakan dengan skala lebih besar lagi, mungkin lebih banyak lagi (red: pesertanya),” ungkapnya. (Kamal/Danil/Red)





