Penampilan tari dari SMA 2 Salatiga
Sumber Foto: Mada/DinamikA
klikdinamika.com – Memperingati hari jadi ke-38, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Getar menggelar festival Apresiasi Seni yang menghadirkan para pegiat seni di Salatiga dalam berbagai pertunjukan di Kampus 1 UIN Salatiga, Sabtu (9/5/2025).
Festival Apresiasi Seni digelar sebagai wadah bagi para pegiat seni untuk menampilkan karya sekaligus mempererat hubungan antar komunitas seni di Kota Salatiga.
Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh Lapak Baca LPM DinamikA, workshop Meronce, serta berbagai penampilan, seperti rebana dari JQH Al-Furqon, Teater Geni SMA 2 Salatiga, tari dari SMP 3 Salatiga, Teater Lintang Songo, tari dari Latar Kalitan, Teater Jopa Jopu, dan Sastra Sastro.
Yudha, Ketua panitia yang akrab disapa Petung, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun Teater Getar, tetapi juga menjadi ruang bagi para pegiat seni di Kota Salatiga untuk menampilkan karya mereka.
“Karena seni cakupannya luas, kami ingin mewadahi semua seni yang ada di kota Salatiga. Kita merangkul pegiat seni dengan membuat panggung untuk mereka sendiri,” ucap Yudha.
Yudha menjelaskan, Teater Getar memilih menampilkan puisi dan musikalisasi puisi karena mempertimbangkan kesiapan sumber daya manusia (SDM) panitia dan pengisi acara.
“Kita mempertimbangkan SDM. Kalau membuat pertunjukan seperti monolog prosesnya lebih panjang sementara banyak anggota yang terlibat dalam kepanitiaan. Akhirnya dipilih konsep yang lebih sederhana agar tetap maksimal,” ucapnya.
Ia menambahkan, festival tersebut dibuka secara gratis untuk umum sebagai bentuk apresiasi terhadap seni itu sendiri.
“Seni itu tidak bisa dinilai dengan harga. Ketika karya kami ditonton masyarakat, itu sudah menjadi bentuk apresiasi bagi kami,” tambahnya.
Ketun, salah satu siswa SMA 2 Salatiga—yang berperan sebagai sutradara dari penampilan musikalisasi puisi dan monolog dari sekolahnya, mengaku senang dapat terlibat dalam festival tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi kesempatan untuk menunjukkan bakat sekaligus membawa nama baik sekolah.
“Kami sangat antusias karena bisa menampilkan bakat di sini. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kami sendiri dan kita bisa membawa nama baik sekolah,” ucapnya.
Festival Apresiasi Seni sempat mengalami kendala akibat cuaca yang kurang mendukung sehingga lokasi acara dipindah dari luar ruangan ke dalam ruangan. Meski demikian, acara tetap berlangsung hingga selesai.
Melalui kegiatan tersebut, Teater Getar berharap dapat terus menghadirkan kegiatan seni yang bermanfaat, tidak hanya bagi komunitas internal, tetapi juga untuk para pegiat seni di Kota Salatiga. (Amma/Zahra/Red)





