klikdinamika.com

Wisudawan Mengeluh Tidak Menerima Konsumsi pada Wisuda ke-11, Koor Acara: Nanti Acara Tidak Khidmat

Konsumsi Air Mineral WisudaUIN Salatiga

Foto Air Mineral UINSAGA
Sumber Foto: Adinda/DinamikA

klikdinamika.com–Sejumlah wisudawan mengeluhkan tidak adanya konsumsi saat pelaksanaan Wisuda ke-11 UIN Salatiga yang digelar di Gedung Auditorium Student Center, Sabtu (25/4/2026). 

‎Keluhan tersebut muncul karena peserta hanya mendapatkan air mineral selama acara berlangsung. Hal ini dinilai kurang memadai mengingat prosesi wisuda berlangsung cukup lama dan diikuti oleh ratusan peserta. Selain itu, banyak wisudawan yang telah hadir sejak pagi untuk persiapan tanpa sempat sarapan, sehingga kebutuhan konsumsi selama acara menjadi hal yang cukup penting.

‎Salah satu peserta wisuda, Asna dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI), mengaku sempat merasa lapar selama mengikuti rangkaian acara. Ia mengungkapkan bahwa tidak adanya konsumsi saat hari pelaksanaan menjadi kendala, terutama peserta wisuda sudah bersiap sejak pagi tanpa sempat sarapan.

‎”Tadi di sana sempat kelaparan karena nggak ada konsumsinya, cuma dikasih air mineral saja. Konsumsi justru diberikan saat gladi bersih kemarin,” kata Asna.

‎Menurutnya, akan lebih baik jika konsumsi diberikan pada hari H wisuda agar membantu peserta agar tetap bertenaga selama acara berlangsung. Ia bahkan menyarankan adanya iuran tambahan jika terkendala anggaran.

‎”Kalau boleh memberi saran, lebih baik konsumsi diberikan saat wisuda saja, Apalagi kita dari pagi sudah siap, belum sempat sarapan. Kalau memang terkendala dana, mungkin bisa iuran,” tambahnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Yusuf Ismail,  Koordinator Acara Wisuda ke-11 UIN Salatiga, memberikan klarifikasi terkait kebijakan anggaran dan tata tertib acara.

“Sesuai komponen UKT, anggaran konsumsi memang dialokasikan saat gladi bersih. Sementara itu, pada hari pelaksanaan hanya disediakan air mineral,” ujar Yusuf.

‎Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut diambil demi menjaga kekhidmatan dan kesakralan prosesi wisuda. Yusuf khawatir jika wisudawan makan di dalam auditorium, suasana acara menjadi tidak tertib.

‎”Kenapa hari H wisuda hanya air mineral? Karena ditakutkan kalau dapat konsumsi di dalam, nanti acara tidak khidmat. Apalagi tidak ada meja, nanti sisa makanan bisa berceceran di bawah kursi,” jelas Yusuf Ismail.

‎Yusuf juga meluruskan, bahwa sebenarnya setiap wisudawan tetap mendapatkan jatah konsumsi, namun teknis pembagiannya diberikan melalui orang tua atau wali murid. Hal ini dilakukan agar para wisudawan tetap fokus mengikuti prosesi wisuda.

‎”Konsumsi itu ada, cuma jatahnya diambil orang tua setelah acara selesai atau saat mau pulang. Jadi tetap dapat, hanya saja yang mengambil orang tuanya,” pungkas Yusuf. (Ahwal/Red)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *