Puisi: Cahaya Palsu
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Adinda Malikhatus Syarrifah Aku merakit cahaya di taman senyapDi antara hujan dan luka yang lembapKan kusemaikan doa yang samarNamun Tuhan tak memilih siapa yang sabar Bayangan…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Adinda Malikhatus Syarrifah Aku merakit cahaya di taman senyapDi antara hujan dan luka yang lembapKan kusemaikan doa yang samarNamun Tuhan tak memilih siapa yang sabar Bayangan…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Khasani Kugenggam tangan tinggal rangkaBersemayam di liang kubur bertulis namamuAku tumbuhan menjalar memeluk sepimu Dahaga tak lagi bercumbu di rongga leherku Aku di sini bukanlah akuMelainkan…
Sumber Foto: Bola.com Oleh: Asa Kala rasi bintang menghiasi pekatnya langitSepasang mata tlah menghunuskan artiAtas hal tersirat yang tengah hadirTerperangkap, tanpa dapat terusir Dalam sunyinya sebuah ratapanRitme isak tak lagi…
Sumber Foto: Indozone Fadami.co Oleh: Muntiatul Badiah Memilukan, sungguh memilukanEngkau panutankuPenjaga cahaya ilmukuDan sekarang pujaan hatiku Bukan tanpa sebabCinta yang lumrah tumbuhPada suatu bab-babMenyentuh bagian terdalam Hasrat yang terpendam begitu…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Ulin Hayati Wahai tikus berdasiBagaimana rasanyaMerusak pilar bangsaBernama wanita Apakah senang? Ataukah nyaman?Hei yang pangkatnya tinggi!Akan kalian apakan negeri iniJika satu persatu kaum hawa ditelanjangi Hei…
Sumber Foto: Riauaktual.com Oleh: De Fleur Ini pagiAsap mengebul dari mulut remaja itu.Langit cerah tak terbendungcahyanya mentari. Buruh pabrik berbondongJalan kaki lewati papan rambu jalan.Ketawa-ketiwi; tersenyum tipis; memakai rompi.Seperti lepas,…
Sumber Foto: Pinterest Oleh : Farhan Nursaid Yudhananta Tuhan, setiap janjimu adalah mutlakEgo ini sukar menalak, lebih-lebih menolakFirman bak lantunan tutur muara rujukTampak sempurna buah petunjuk….Tuhan, jika hari ini masih…
Sumber Foto: Pixabay.com Oleh: Sheema Lela Sinar wajahnya berubahSeolah tak mengharapkan kehadirankuTak tahu sebab apa yang telah kuperbuatBerbeda dengan santri itu Walaupun karna santri ituIa sedih, menangis, kecewaSaat santri itu…
Acara diskusi dan peluncuran buku puisi di Tanasurga Cafe, Sidomukti, Salatiga (Sumber Foto: Fadlan/DinamikA). Klikdinamika.com – Simpul Salatiga menggelar acara diskusi dan peluncuran buku puisi Kapan Pulang yang ditulis oleh…
Sumber Foto: Pinterest Oleh: Ulin Hayati Hamparan padi sempurna menariMenyambut hadirnya sang mentariMengiringi langkah gontai seorang petaniYang menyulam keringat demi sebuah mimpi Baginya, tanah bukan sekadar alat untuk hidupTapi ibu…