The Sniper (Part I)
Jiyeon kecil mengingsutkan tubuhnya ke dalam selimut. Bergumam pelan dengan hidung yang masih memerah. Sesekali berdoa, semoga ibunya cepat pulang dan memeluknya. Jiyeon benci kegelapan, Jiyeon benci suara petir yang…
Jiyeon kecil mengingsutkan tubuhnya ke dalam selimut. Bergumam pelan dengan hidung yang masih memerah. Sesekali berdoa, semoga ibunya cepat pulang dan memeluknya. Jiyeon benci kegelapan, Jiyeon benci suara petir yang…
Sumber gambar: posmetropadang.co.id Gadis perawakan Jawa itu masih berjalan sendirian di tengah dinginnya malam. Semenjak ia diusir dari rumah majikannya, sampai sekarang ia belum menemukan rumah tinggal. Ia diusir karena…
Baca Nightmare Part I Cuaca di luar masih dingin, hujan salju masih enggan untuk berhenti. Pencahayaan ruangan yang terlampau remang membuat tubuh Jungkook seketika menegang. Pria itu baru tersadar arti…
BUM! Dentuman keras menggema di sudut aula, membuat beberapa orang yang berada di sana bergidik ngeri setelah mendengar bunyi tersebut. Sebuah benda berbentuk bola—sebesar bola basket, pecah begitu saja saat…
Kemarahanmu adalah bukti perhatianmu Kebaikanmu adalah wujud kasih sayangmu Aku adalah bayangan yang selalu debelakangmu Aku adalah jejak kaki yang ada karena langkahmu Kau melindungiku tanpa selalu mengawalku Kau mengawasiku…
Tulisan ini kupersembahkan pada Mbak Endang dan perempuan lain yang harus tahu bahwa perempuan semacam Mbak Endang itu benar-benar ada. Biasa, setiap makan sore sebisa mungkin seluruh anggota kamar…
Tiga hari tanpa hasil, tanpa fosil. Kewarasanku mulai pudar. Polisi terus berupaya, tapi hasilnya memupuskan asa. Hingga suatu ketika…. Berita mengabarkan ada pembegalan dengan pembunuhan yang terjadi di sekitar hutan…
Balutan kain indah tubuhmu Menutupi kulit mulusmu Dengan sempurna dan bersahaja Membuat orang lain segan untuk melihat Menganggap kaulah yang sempurna Yang paling tahu segalanya.. Sayang seribu sayang… Dengan enteng…
Normal saja. Masih dalam misi khayalku. Memburu tepian langit. Berlari berpacu dengan waktu hingga semak menjeratku. Arrrggghhh. Luka kecil. Hanya kaki kananku yang akhirnya dibuat pincang dan berdarah. Semak…