Adakan Job Fair kedua, Dispennaker Menggandeng 48 Perusahaan

Sumber Foto: Nahary/DinamikA

Klikdinamika.com– Dispennaker (Dinas perindustrian dan ketenagakerjaan) Kota Salatiga adakan kegiatan Salatiga Job Fair 2023 yang dilaksanakan di gedung auditorium center kampus 3 Universitas Islam Negeri Salatiga, Kamis (03/07/2023).

Kegiatan yang telah berlangsung selama dua hari tersebut, diikuti oleh 48 perusahaan yang berasal dari daerah Salatiga dan sekitarnya, dengan jumlah 1500 lowongan kerja yang dibuka.

Yeny Rudianto, Staf Dinas Tenaga Kerja Salatiga mengungkapkan bahwa setiap pembuka stand dalam Job Fair tersebut telah dilihat dengan kesesuaian perusahaan dengan sumber daya manusia (SDM) yang berada di Salatiga.

“Kita buka gratis untuk membuka stand tapi kita tetap melihat perusahaannya ini seperti apa, kebutuhan pekerjanya seperti apa, kredibilitas perusahaannya seperti apa, kualitas perusahaan nya seperti apa. Tetep kita lihat trek reout nya bagus apa engga, emang dia benar-benar membuat pekerjaan apa nggak gitu,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa latar belakang diselenggarakannya kegiatan tersebut sebagai bentuk upaya dispennaker untuk menekankan angka pengangguran di Jawa Tengah terutama di Salatiga.

“Kondisi pekerjaan sekarang kan lagi turun, kita ingin meningkatkan setiap orang untuk berkesempatan kerja. Melihat tahun kemarin 2022, jadi kegiatan ini diadakan adalah untuk Menekan angka pengangguran, karena angka pengangguran kita masih diatas provinsi 5,57 kalo kita kan masih diangka 5,58 kalo bisa kita nanti dibawah provinsi,” tambahnya.

Staf Dispennaker menegaskan terkait tujuan kegiatan Job Fair adalah untuk ajang perkenalan oleh para pendaftar dan pemberi kerja.

“Inti dari kegiatan ini adalah untuk menekankan angka pengangguran, dengan tujuan kegiatan ini untuk mendekatkan pencari kerja dan pemberi kerja, kerena memang untuk online kan kalo secara efektifitas kan dapet, tapi kalo secara fungsi lebih bagus offline sih. Karena mereka langsung ketemu HRD jadi HRD langsung tau karakter ini sesuai apa engga gitu ya,” pungkasnya.

Nurul Afia, Salah satu panitia kegiatan menyampaikan mekanisme berlangsungnya kegiatan tersebut.

“Dalam menyiapkan acara ini kami bekerja sama dengan Epic Organaizer sebagai EO-nya. Untuk partisi dan gedung kita sewa ya. Mengenai perusahaan yang bergabung dalam job fair kali ini pendaftarannya melalui EO dan perusahaan tersebut diseleksi oleh disperinaker sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia melanjutkan, publikasi yang digunakan melalui media sosial, digital maupun cetak.

“Untuk publikasi even ini kita menggunakan baik media sosial, media digital, maupun media cetak. Untuk media cetak kita lewat camat dan lurah, jadi setiap kecamatan dikirimi surat, brosur dan pamflet terkait kegiatan ini. Untuk media sosialnya ada instagram dari disperinaker, instagram job fair sendiri dan media patner lainnya. Dan untuk media digital kita bekerjasama dengan diskominfo dengan penayangan videotron,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa antusias pengunjung di hari terakhir kegiatan berlangsung lebih memilki antusiasme yang tinggi.

“Antusias pengunjung sudah disampaikan ketua ketenagakerjaan, dari kemarin hingga per pagi tadi sudah ada 4000 pengunjung, hal tersebut lebih banyak dari jumlah pengunjung job fair yang pertama kemarin yaitu 3000 an, padahal hari ini masih terus berlangsung kegiatannya, jadi kemungkinan 4000 lebih,” ungkapnya.

Kemudian, ia menjelaskan hasil dari job fair sebelumnya yang mampu membantu 384 orang mendapatkan pekerjaan.

“Untuk job fair sesi 1 yang diselenggarakan pada Maret 2023 lalu telah membantu 384 orang untuk mendapatkan pekerjaan, kalo untuk penempatan pencari kerja pada job fair kali ini belum ada datanya karena proses seleksi dari setiap perusahaan masih berlangsung,” jelasnya.

Singkatnya acara yang dilaksanakan, Nurul Afia mengatakan bahwa Disperinaker menghadirkan sistem informasi lowongan pekerjaan.

“Karena 2 hari sangatlah singkat bagi pencaker dari Bidang ketenagakerjaan disperinaker menghadirkan SI OLGA, Sistem Informasi Lowongan Kerja Salatiga. Yang didalamnya terdapat banyak lowongan pekerjaan dari perusahaan yang telah bekerjasama dengan disperinaker,” paparnya.

Devi Setyawati (23), salah satu partisipan pengunjung menyayangkan kegiatan tersebut hanya dilaksanakan 2 hari, karena melihat kemudahan untuk calon pekerja lebih mengenal perusahaan mana yang ingin dilamar.

“Saya kan job speaker ni kak, jadi sangat memudahkan untuk saya bertemu langsung dengan perusahaannya. Sembari mencari perusahaan juga melihat kualifikasi dari perusahaan tersebut saya mau cari tau lowongan-lowongan di Salatiga. Jadi saya kalo menurut saya waktu 2 hari itu masih belum cukup,” tutup perempuan 23 tahun itu. (Nahary/Zakya/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *