Sumber Foto: Dokumentasi PBAK 2025
Klikdinamika.com – Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 tidak akan dikenakan pungutan biaya, merchandise kaus diperoleh melalui open PO secara sukarela, Rabu (5/8/2026).
Pada tahun sebelumnya PBAK dikenakan biaya sebesar 200 ribu per orang. Biaya tersebut digunakan untuk biaya konsumsi, merchandise dan kaus. Namun, untuk tahun ini kampus mengeluarkan dana sekitar 150-200 juta dan mendapat biaya tambahan untuk konsumsi selama empat hari sekitar 260 juta.
Afrizal, Ketua Panitia PBAK 2026 mengatakan bahwa dari hasil diskusi, panitia memang menginginkan untuk tidak memungut biaya dari peserta PBAK.
“Karena melihat dari PTKIN-PTKIN yang lain, baik di Forum Nasional, di tingkat nasional, maupun di wilayah Jawa (red: dan) Nusa Tenggara itu mayoritas sudah tidak ada biaya,” jelasnya.
Warek III, berdasarkan perkataan Afrizal, juga menginginkan untuk tidak dipungut biaya saat PBAK dan dari pihak rektorat juga sudah menyanggupi untuk menanggung biaya konsumsi.
“Warek tiga itu bilang tidak ingin ada biaya. Akhirnya ya sudah, tidak ada pembiayaan sama sekali dan rektorat siap untuk menanggung biaya konsumsi untuk peserta,” lanjut Afrizal.
Akibat dari tidak dipungutnya biaya PBAK, peserta PBAK tahun 2026 tidak mendapatkan kaus. Akhirnya dari pihak panitia berinisiatif untuk menjalin kerja sama dengan Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Salatiga untuk melakukan open pre order (PO) kaus. “Cuma itu sifatnya sukarela, tidak pemaksaan,” kata Afrizal.
Selain itu untuk muawanah, kata Afrizal, masih dalam tahap kajian, namun untuk pagelaran—yang biasanya diisi konser—dan merchandise kemungkinan tidak ada sama sekali.
Baca Juga: Patgulipat Transparansi PBAK Terkelipat
Zahra, salah satu mahasiswa baru dari Prodi Ekonomi syariah (ES) mengatakan bahwa PBAK memang tidak membayar, akan tetapi ada pemesanan kaus.
“Tapi dari Prodi Ekonomi Syariah itu kakaknya (red: panitia) bilang, ‘bagi yang tidak membeli itu memakai kaus hitam disertai dengan logo PBAK,” jelasnya.
Berbeda dengan Prodi Ekonomi Syariah yang terdapat instruksi penambahan logo PBAK pada kaus hitam, prodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) hanya ada instruksi memakai kaus hitam bagi yang tidak memesan kaus.
Azka, Salah satu mahasiswa baru prodi BKPI mengaku bahwa dirinya tidak dipungut biaya tetapi dianjurkan untuk memesan kaus.
“Tidak dipungut biaya, tetapi ada atribut kaus yang dianjurkan dibeli tetapi tidak wajib, kalau enggak beli bisa memakai kaus berwarna hitam,” katanya. (Rifka/Red)





