Cerpen: Negosiasi dengan Tuhan
Oleh: Lilis Setyowati “Jod!, jangan jadi mandor! Kerja kerja kerja! Ngalamun bae!” ucap bapak dengan melotot. Aku berlari menujunya. Mengemasi buku gambar dan sebuah pena didalam tasku. Bukan, bukan tas,…
Oleh: Lilis Setyowati “Jod!, jangan jadi mandor! Kerja kerja kerja! Ngalamun bae!” ucap bapak dengan melotot. Aku berlari menujunya. Mengemasi buku gambar dan sebuah pena didalam tasku. Bukan, bukan tas,…
Oleh: Anita Ayu Purnama Matahari sudah tidak seterik siang tadi, kini perlahan-lahan mulai sedikit menghangat, suasana kampus juga sedikit lebih senyap. Karena hari sudah menjelang sore hari, sedikit mahasiswa yang…
Oleh: Lilis Setyowati Usia yang tidak mudah. Semenjak berkepala dua, segala hal jadi begitu rumit, terkadang juga sesak. Aku di temukan pada satu malam yang benar-benar membuatku berfikir hingga overthingking.…
Oleh: Risqa Aulia Rokhmah Pagi ini seperti biasanya aku beranjak dari tempat tidurku untuk bersimpuh di hadapan-Nya. Di sepertiga malam ini aku biasanya mengadu dan bercerita panjang lebar kepada-Nya. Terutama…
Banyak yang bilang pelangi itu indah, tapi berapa dari mereka yang menghargai perbedaan?
BUM! Dentuman keras menggema di sudut aula, membuat beberapa orang yang berada di sana bergidik ngeri setelah mendengar bunyi tersebut. Sebuah benda berbentuk bola—sebesar bola basket, pecah begitu saja saat…